Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SDIT Muhammadiyah Bireuen Jumlah Siswa Baru Meningkat Pada Ta. 2023/2024, Ini Amanah

SDIT Muhammadiyah Bireuen Jumlah Siswa Baru Meningkat Pada Ta. 2023/2024, Ini Amanah




Memasuki Tahun Ajaran baru Juli tahun 2023 SDIT Muhammadiyah kembali membuka 4 kelas digital. Sebelumnya Kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen sudah 2 kali membuat sosialisasi untuk kelas 1, 2,3 dan 5. ust Rizki Dasilva kepada Liputanmu Menyampaikan "Sekolah sudah melaksanakan 2 kali sosiualisasi kelas digital untuk wali siswa saat ini tinggal seleksi buat siswa yang layak memasuki kelas digital.

Seperti yang kita ketahui bahwa Untuk saat ini kelas digital lengkap dengan Fasilitas Full Internet dan Perangkat lain masih 2 kelas. yaitu kelas 1 dan 4. Kepala Sekolah SDIT Muhammadiyah Bireuen juga  menyampaikan "Orangtua berhak memilih, mau kelas digital atau kelas reguler biasa"

Program digital dengan penggunaan aplikasi edumu milik dikdasmen PP Muhammadiyah sudah di launching sejak 2022. SDIT Muhammadiyah Bireuen ini akan menjadi sekolah pertama di aceh menerapkan basis digital. Dengan menggunakan aplikasi Edumu. Sesuai dengan jargonnya SDIT Muhammadiyah Bireuen! Sekolah Tahfiz! Berbasis Digital!.



"Kita akan segera menerapkan pembelajaran digital di sekolah. Banyak manfaat yang didapatkan siswa. Sudah saatnya pendidikan kita sesuaikan dengan perkembangan jaman saat ini, Kami perlu dukungan dan persetujuan orangtua, kita sosialisasi kembali dalam waktu dekat ini. Untuk tahun ini, kami prioritaskan kelas 2,3, 5 dan 6 ". Ungkap Kepala Sekolah Berprestasi Kabupaten Bireuen ini.

"Alhamdulillah jumlah siswa barupun meningkat tahun ini sesuai data yang kami miliki. ada beberapa siswa pindahan dari Bireuen dan kabupaten lain. Animo masyarakat buah hatinya untuk bersekolah di SDIT Muhammadiyah Bireuen terus mengalami peningkatan. Amanah buat kami guru kedepan SDIT Muhammadiyah akan berusaha semaksimal mungkin memberi pelayanan terbaik buat siswa. Fokus kita tahun ini meningkat keberhasilan program tahfiz Alquran dan pembelajaran digital" Sebut Kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen yang akrab dipanggil Ust Rizki Juli

Profil SDIT Muhammadiyah Bireuen Terbaru



Profil SDIT Muhammadiyah Bireuen

Model Sekolah 

Sekolah yang bagaimana, ini mesti sanggup menjawab animo dalam penduduk dan Kurikulum Nasional. Untuk itu sekolah yang berkarakter, huruf siswa yang berakhlak Al-Quran dan sunnah Rasulullah. Saya sungguh terkesan dengan pencerahan dr.Athaillah, dia mengajak seluruh guru untuk mencari surga. “Surga ada di daerah kita melakukan pekerjaan yaitu sekolah, Surga kita Ada Disini! untuk itu marilah kita mendidik dengan hati, tulus dan tulus In Sya Allah Barokah”.


Kemudian dr. Athaillah menyampaikan jikalau perilaku tulus dan tulus menjadi huruf dalam eksklusif guru maka kebaikan dari Allah yang tidak kita sangka. Beliau memberi ilustrasi honor 2 juta, siapa tahu disisi Allah bernilai 10 Juta, yang sisanya 8 juta lagi Allah simpan dalam bentuk energi mempunyai potensi pada setiap eksklusif yang bertaqwa, tulus, tulus dalam mendidik anak bangsa. Energi mempunyai potensi tersebut Allah hadirkan terhadap kita dengan arah dan jalan yang tidak kita sangka.

Hal-hal yang berkenaan dengan teknis saya pernah banyak kami terima pencerahan dari kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen, Ust. Rizki Dasilva, S.Pd.I.,MA. Mulai dari:Profil SDIT Muhammadiyah Bireuen


Tahun 2023 SDIT Muhammadiyah Bireuen telah memasuki tahun ke 6, dengan Jumlah murid 600 Orang, mulai dengan 20 murid di tahun pertama hingga dengan 100 murid pada tahun 2019/2020. Kata Kepala Sekolah animo penduduk untuk menyekolahkan anaknya di SDIT Muhammadiyah Bireuen menjadi opsi pertama meskipun SPP Rp 400.000,-/bulan.


Kurikulum SDIT Muhammadiyah Bireuen

Kurikulum SDIT Muhammadiyah Bireuen, Kurikulum Nasional (Kurikulum Merdeka)+Islam Terpadu + Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Tahun 2020 SDIT Muhammadiyah Bireuen terpilih sebagai Sekolah penggerak. Pembajaran Umum memasukkan muatan Al-Quran dan Hadits. Muatan setempat dalam kurikulum lebih banyak didominasi Al-Quran dan Hadits.


Proses berguru mengajar setiap dua ahad dijalankan di luar ruangan yang dipahami “Sekolah Alam”. Abang dan abang SDIT Muhammadiyah Bireuen diajak untuk mendatangi home Industri, Sawah, Gunung, dan Dunia Industri. Siswa diberikan kiprah untuk menghasilkan laporan singkat dari pembelajaran di Alam bebas sesuai dengan objek yang dikunjungi. Belajar di akan sanggup menghasilkan pertimbangkan fresh kembali, dan ini terbukti Abang dan Kakak sungguh semangat menunggu jadwal kunjungan.

Setiap kelas satu didampingi oleh dua orang guru, sedangkan guru Al-Quran 2-3 orang.

Motto SDIT Muhammadiyah Bireuen

Menciptakan Peserta Didik Yang SHOLEH, MANDIRI dan BERPRESTASI


Pembiasaan

Budaya antri, Senyum Salam Sapa (3S), Shalat Dhuha, Shalat Berjamaah untuk Dhuhur dan Ashar. Untuk kelas satu hingga dengan kelas tiga syaratnya di kelas yang diimami oleh salah seorang Abang, menariknya Shalat dengan bunyi yang nyaring secara bareng tujuan sanggup diperbaiki jikalau ada yang salah. Sedangkan kelas empat hingga dengan Enam shalat di Mushalla.


One day two ayat,setoran dua ayat setiap hari, bagi yang tidak sanggup setor tidak diizinkan masuk kelas. Jika kita kalkulasi satu tahun ada 200 hari efektif, jadi sanggup meraih 400 ayat setahun minimal. Masya Allah jikalau dikalikan 6 tahun sama dengan 1.200 ayat.

Keunggulan

  • Pendekatan Pendidikan Islam Terpadu: SDIT Muhammadiyah Bireuen menekankan pendidikan Islam yang terpadu, di mana aspek akademik, moral, dan agama diintegrasikan dalam kurikulum mereka. Siswa tidak hanya belajar mata pelajaran akademik, tetapi juga mendapatkan pendidikan agama yang kuat dan nilai-nilai keagamaan yang diajarkan.
  • Pendidik yang berkualitas: Muhammadiyah secara umum memiliki standar yang ketat dalam memilih dan melatih para pendidik mereka. SDIT Muhammadiyah Bireuen kemungkinan memiliki guru-guru yang berkualitas dan berkomitmen tinggi untuk memberikan pendidikan yang terbaik kepada siswa-siswa mereka.
  • Lingkungan pendidikan yang islami: SDIT Muhammadiyah Bireuen menciptakan lingkungan pendidikan yang islami, di mana siswa-siswa diberdayakan untuk menjalankan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat mencakup penggunaan bahasa yang santun, tata tertib yang islami, dan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang memperkuat pemahaman agama.
  • Fokus pada pengembangan karakter: Muhammadiyah mengutamakan pengembangan karakter siswa. SDIT Muhammadiyah Bireuen kemungkinan menempatkan penekanan pada pembentukan kepribadian yang baik, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerjasama, dan sikap saling menghormati.
  • Keterlibatan orang tua: Muhammadiyah mendorong keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka. SDIT Muhammadiyah Bireuen mungkin memiliki program yang melibatkan orang tua secara aktif dalam kegiatan sekolah, pertemuan orang tua-guru, dan kolaborasi antara rumah dan sekolah untuk meningkatkan prestasi dan perkembangan siswa.